Praktik ini sudah berjalan sejak revolusi industri pertama di abad ke-18. Saat itu, produksi besar-besaran sedang gencar dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Komoditas mentah masih dengan mudah didapatkan dan harganya pun murah. Namun di abad ke-21, terbukti bahwa ekonomi linear bukan sistem produksi yang berkelanjutan. Kenapa?
Yuk simak materi berikut ini!
Tanpa kita sadari, banyak makhluk hidup yang telah kita sakiti dengan perilaku kita.
Lihatlah penyu yang kesakitan saat sedotan plastik di lubang hidung dicabut. Ini karena kita tidak bertanggungjawab dalam penggunaan sampah.
Sumber : Liputan 6
Di Indonesia, masalah sampah masih jadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Pengelolaan sampah belum memaksimalkan tahap mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah.
Sampah hanya dikumpulkan menjadi satu, kemudian berakhir pada tempat pembuangan akhir. Akan tetapi, timbunan sampah yang menggunung di lokasi tempat pembuangan akhir ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia dan juga kelestarian lingkungan.
Secara sederhana, ekonomi linear menggunakan siklus ambil-guna-buang, yaitu mengumpulkan bahan baku dari alam (ambil) dan mengubahnya menjadi produk; kemudian digunakan oleh manusia (guna) dan setelahnya dibuang begitu saja (buang).
Contoh sederhana dari ekonomi linear adalah adalah gawai (smartphone) yang ada di genggamanmu saat ini.
Praktik ini tidak hanya terjadi pada gawai, tetapi juga pakaian, makanan, plastik dan lain-lain, yang kemudian terus berlangsung sehingga merugikan alam.
Sumber: Mongabay
Banyak makhluk hidup yang tersakiti karena sampah yang tidak terkendali dan pengelolaannya yang tidak bertanggung jawab. Seperti contoh gambar di atas, di mana banyak ditemukan sampah plastik di dalam badan bangkai paus.
Tragedi Leuwigajah 21 Februari 2005 merupakan bencana alam terbesar kedua di dunia yang pernah terjadi dari pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah karena menewaskan lebih dari 143 orang. Akibat tragedi ini pada tanggal tersebut dijadikan Hari Peduli Sampah Nasional.
Pertanyaan 1
Dalam praktik ekonomi linear, pembuatan produk tidak memikirkan apakah material yang digunakan dalam produk tersebut bisa digunakan kembali atau tidak. Sehingga praktik “ambil - guna - buang” pada ekonomi linear tersebut produk menjadi sampah.
Pertanyaan 2
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencanangkan tanggal ini untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005, di mana terjadi longsor akibat timbunan sampah setinggi 200 meter yang disertai ledakan, dan menewaskan lebih dari 100 orang.